Selasa, 06 Maret 2012

Wow ! Kentut Astronot dapat Picu Ledakan di Angkasa



Karena mengandung gas-gas yang mudah terbakar, kentut seorang astronot diyakini bisa terakulumasi dan memicu ledakan di dalam pesawat ruang angkasa. Oleh karena itu, diet seorang astronot harus disesuaikan agar tidak banyak kentut.  

Gas-gas yang mudah terbakar yang bisa ditemukan dalam kentut antara lain hidrogen dan methane. Bila terakumukasi di dalam ruang tertutup, keduanya bisa meningkatkan tekanan dan apabila mencapai kondisi paling ekstrem maka secara teori bisa memicu ledakan.

Mengingat pesawat ruang angkasa dibuat sangat tertutup agar udaranya tidak keluar, maka astronot diyakini berada dalam bahaya jika terlalu banyak kentut. Apabila kedua gas yang mudah terbakar itu terakumulasi, dikhawatirkan ledakan akan terjadi di dalam pesawat ruang angkasa.
Risiko ini bisa dicegah dengan diet atau pemilihan menu makan tertentu, seperti yang diteliti oleh 2 ahli gizi di Amerika Serikat, Edwin L Murphy dan Doris H Calloway. Keduanya membandingkan diet para astronot dalam 2 misi penerbangan yang berbeda.

Penelitian yang dipublikasikan tahun 1969 itu menunjukkan, perbedaan menu makan bisa membuat komposisi gas dalam kentut para astronot berbeda. Dalam penelitian ini, kedua jenis diet yang digunakan dibedakan dengan kode tertentu yakni diet S dan diet F.

"Dalam 12 jam, astronot yang makan diet S mengeluarkan 3-206 mL hidrogen dari anus dan 24-156 mL dari paru-paru. Dengan diet F, hidrogen yang dihasilkan hanya 0-3 ml dari anus dan 6-36 mL dari paru-paru," kata para peneliti seperti dikutip dari situs io9, Selasa (17/1/2012).

Para peneliti tidak menyebutkan apa saja perbedaan menu makan yang terdapat di kedua jenis diet tersebut. Namun secara teori, produksi gas-gas pencernaan yang dikeluarkan melalui kentut bisa meningkat ketika banyak mengonsumsi kol, umbi-umbian dan minuman bersoda.

Selain hidrogen dan metana, pada umumnya kentut juga tersusun dari berbagai macam gas lainnya yang tercampur menjadi satu. Beberapa jenis gas yang banyak ditemukan dalam kentut antara lain oksigen, serta hidrogen sulfida yang memberikan bau tidak sedap.

Gas-gas tersebut diproduksi oleh bakteri-bakteri di pencernaan, sebagai hasil penguraian asam amino, glukosa dan asam lemak di dalam perut. Seseorang masih bisa dikatakan normal jika mengeluarkan gas kentut antara 0,5 liter hingga 2 liter dalam sehari.

Source : Kaskus

Gambaran Masa Depan Tata Surya

 
Pekan lalu marak diberitakan penemuan dua buah planet berukuran serupa Bumi oleh Kepler, teleskop ruang angkasa milik NASA. Ternyata, Kepler juga menemukan planet serupa yang tidak mendapat perhatian sebesar Kepler-20e dan Kepler-20f.

Berbeda dengan kedua planet sebelumnya, dua planet ini, yakni KOI 55.01 dan KOI 55.02 mengorbiti bintang KOI 55. Bintang ini merupakan bintang berkategori subdwarf B yang artinya ia merupakan bintang yang merupakan sisa dari inti sebuah bintang merah raksasa.

Kedua planet itu juga mengorbit sangat dekat dengan mataharinya itu. Kemungkinan, mereka terhisap mendekat saat bintang itu mencapai tahap red giant phase namun berhasil selamat (meski menjadi kering kerontang). Dimensinya sendiri tinggal 0,76 dan 0,87 kali Bumi dan menjadi exoplanet terkecil yang diketahui mengorbiti sebuah bintang aktif.

“Saat bintang membengkak dan menelan planet, planet-planet itu terseret mengikuti arus melalui atmosfir panas milik bintang dan menyebabkan gesekan saat para planet berputar-putar semakin dekat ke bintang itu,” kata Elizabeth Green, astronom dari University of Arizona.

Dikutip dari Universe Today, 27 Desember 2011, saat fenomena itu berlangsung, planet itu membantu melucuti atmosfir milik bintang. “Di saat yang sama, gesekan membuat lapisan gas dan cair milik planet itu terlepas dan menyisakan sebagian inti padat milik planet tersebut,” ucap Green.

Menurut peneliti, Matahari kita akan mengalami nasib serupa dengan KOI 55 dalam beberapa miliar tahun ke depan. Diperkirakan, saat membengkak, Matahari akan menelan Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. 

“Saat Matahari kita menjadi bintang merah raksasa, ia akan menelan Bumi. Dan jika planet kerdil seperti Bumi menghabiskan waktu 1 miliar tahun di lingkungan seperti itu, planet Bumi akan menguap,” kata Green. “Hanya planet dengan massa yang jauh lebih besar dari Bumi seperti Jupiter atau Saturnus saja yang kemungkian akan selamat,” ucapnya.

Green menyebutkan, temuan adanya planet yang telah selamat dari fase bintang yang mengembang lalu mengempis itu dapat membantu para ilmuwan untuk memahami lebih baik akan nasib sistem-sistem planet yang ada di jagat raya, termasuk sistem tata surya kita.



source : teknologi.vivanews.com

Badai Matahari


Badai Matahari 2012 | Dampak, Akibat, Prediksi dan Fenomena - Sebagai pembukaan, badai matahari telah terjadi kemarin mulai 23 Januari 2012 tapi fenomena itu terjadi hanya beberapa jam saja. Fenomena Badai Matahari 2012 ini memancarkan gelombang kejut sampai 150 juta KM kemudian menyebar melalui beberapa planet diantaranya adalah Merkurius, Venus dan Bumi. Di negara kita memang tidak terlalu merasakan akan dampak yang terjadi dari fenomena Badai Matahari tersebut. Hanya saja, daerah yang paling merasakan pengaruh dari badai matahari ini adalah beberapa kawasan dibagian Bumi utara seperti daerah kutub utara. Tidak ada data resmi yang mengungkapkan bahwa badai matahari tersebut telah menghancurkan Satelit komunikasi tapi sampai saat ini pihak LAPAN sedang menel

Bagaiamana Fenomena Badai Matahari 2012 itu Terjadi?Menurut sebuah laporan resmi, badai matahari pada dasarnya adalah aktifitas rutin ketika matahari mengeluarkan gelombang elektromagnetik sampai ke luar orbitnya dengan beberapa ledakan yang dihasilkan. Di bumi, beberapa ledakan tersebut terlihat sebagai bintik-bintik dan pada saat itulah permukaan matahari sedang memancarkan gelombang panas yang tidak biasa. Bahkan, energi yang dipancarkan juga sangat besar.

Gelombang yang terjadi akibat badai matahari dapat menghancurkan apa saja yag dilewatinya termasuk satelit komunikasi dan satelit Global Positioning System (GPS). Fenomena ini terjadi karena Ejeksi Massa Korona dimana pada saat itu lontaran massa dari korona matahari seperti proton sedang bergerak dengan kecepatan tinggi. Sehingga akan menghancurkan apa pun yang dilewatinya.

source : Terselubung.blogspot.com

Sosok Terekam di Planet Mars

Apakah Planet Mars begitu sunyi tanpa kehidupan sama sekali? Perdebatan tentang hal tersebut semakin menghangat kembali saat foto sosok alien di permukaan Planet Mars beredar di internet.
Di dalam foto tersebut tampak sosok yang mirip dengan manusia tengah duduk di atas pinggiran batu. Foto yang dirilis NASA itu direkam wahana penjelajah Spirit tak lama setelah sukses mendarat di permukaan Mars. Spirit adalah salah satu dari wahana kembar milik NASA yang masih aktif menyusuri permukaan Planet Mars.


source : terselubung.blogspot.com

Jepang Bangun Lift ke Luar Angkasa


Hingga ketinggian 96.000 km

Perusahaan konstruksi Jepang mengklaim bisa membangun elevator atau lift yang bisa membawa para turis hingga mencapai luar angkasa. Proyek ambisius itu bisa diwujudkan dalam waktu 40 tahun.

Obayashi Corp, nama perusahaan itu, yakin bisa membangun lift ke bulan itu dengan menggunakan teknologi carbon nanotube, bahan yang 20 kali lebih kuat dari baja. Material itu akan menjadi bahan dasar dari lift sepanjang 96.000 kilo meter.

Perusahaan itu mengatakan lift yang mereka rancang itu akan bisa membawa 30 orang dalam sekali jalan dengan kecepatan 200 km perjam, dan memakan waktu dua pekan.

Para turis rencananya hanya akan diperkenankan mencapai ketinggian 36.000 km sementara para ilmuwan diperkenankan mencapai ketinggian maksimal, demikian keterangan Satomi Katsuyama, pemimpin proyek itu.

Source : Terselubung.blogspot.com

Jagalah Pulpen Anda Sebelum Terlambat


¤ kehilangan pulpen => tidak ada pulpen

¤ tidak ada pulpen => tidak ada catatan

¤ tidak ada catatan => tidak belajar

¤ tidak belajar => gagal

¤ gagal => tidak ada ijazah

¤ tidak ada ijazah => tidak kerja

¤ tidak kerja => tidak ada uang

¤ tidak ada uang => tidak ada makanan

¤ tidak ada makanan => jadi kurus

¤ jadi kurus => jadi jelek

¤ jadi jelek => tidak ada cinta

¤ tidak ada cinta => tidak menikah

¤ tidak menikah => tidak ada anak

¤ tidak ada anak => sendiri

¤ sendiri => depresi

¤ depresi => bunuh diri

¤ bunuh diri => mati


Kesimpulan : Menghilangkan pulpen dapat menyebabkan kematian

Cerita Kocak 1


Bapaknya si udin sakit parah,
Dipanggillah si udin,
(Bapak): "udin.."
(Anak) : "iya pak"
(Bapak): "maafin bpak y kalo bpk meninggal".
(Anak) : "jgn ngmong gtu pak,eling" (padahal ngarep2 warisan).
(Bapak): "bapak nitip villa, kebon,sama sapi".
(Anak) : "udin g ngarep gtuan pak" (dalam hati, yes yes!).
(Bapak): "kebon jgn lupa diurus. sapi jgn smpe g dksh makan".
(Anak) : "iya pak mudah2an udin bs ngjalanin amanat bapak. Dimana villa, kebon sama sapinya?"
(Bapak): "Di fesbuk, bapak maen aplikasi farmville, ntar bapak kasih email sama paswordnya ya.."
(anak)  : :s ?????ß?????Kk...!!